Jokowi Melirik Dana Haji Sebagai Investasi Negri

dana haji jokowi
dana haji jokowi

Ntah apa yang ada dipikiran pemerintah, namun salah satu yang menjadi fokus adalah pengalokasian dana haji yang akan dipakai untuk investasi jangka panjang di Indonesia. Beberapa hari belakangan ini, memang sangat sibuk sekali membahas tentang investasi dana haji yang “digunakan” untuk membangun negeri.

Alih-alih membangun negeri, bahkan saat ini pengaturan haji saja masih terbengkalai alias acak-acakan serta tidak jelas. Saat ini, jika ingin mendaftar haji harus mengikuti prosedur sesuai dengan identitas masing-masing. Serta, waktu yang semakin lama. Jelas, hal ini merupakan kendala? Mengapa? Seharusnya dengan dana besar, pemerintah indonesia bisa mempercepat keberangkatan para calon jamaah ke tanah suci. Bukan malah memperlama. Sekedar informasi saja, saat ini jika ingin naik haji kita harus menunggu sampai 20 tahun.

Karena semakin lama, semakin banyak orang yang akan mendaftar? mengapa? karena murah. Angsuran sebulannya sekitar 80 ribu sampai 200 ribu, tergantung berapa tahun yang kita ambil. Nah, biaya yang semakin murah (Kreditnya) maka semakin banyak pula orang yang mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji. Jika semakin banyak, maka akan semakin besar duit yang tertanam di bank-bank syariah haji tersebut. Estimasi saja seperti ini, di indonesia sekitar 265 juta jiwa yang hidup, coba bayangin jika 5 juta yang mendaftar haji? anggap saja paling murah, 80 ribu * 5juta = 400 milyard. Ini untuk tahun pertama, bayangkan jika tiap tahun rata-rata seperti itu? udah berapa yang terkumpul?

Nah, karena banyaknya uang terkumpul di bank syariah tempat mendaftarkan haji, maka semakin menggiurkan para elit untuk membuat peluang usaha dari uang tersebut. Tak menutup kemungkinan, dana haji digunakan untuk membeli tol, membangun gedung usaha, membangun tempat-tempat yang menghasilkan dan lain sebagainya.

Menurut menteri agama, ini tak menjadi kendala asalkan masih dalam syariat islam dan syariah dan bermanfaat untuk masyarakat islam di indonesia. Namun, beberapa orang berpendapat sebaiknya dana investasi haji digunakan untuk membangun hotel di mekah ataupun madinah untuk transit para jamaah dan tempat tinggal sementara, selain itu juga bisa digunakan untuk membeli fasilitas tanah atau mess yang dapat menampung lebih besar calon haji? Ini kan kayaknya lebih bermanfaat.

Jokowi sebagai presiden juga membenarkan bahwa dana haji akan di investasikan untuk hal-hal positif yang berkaitan dengan pembangunan, infrastruktu dan lain sebagianya yang berkaitan dengan masyarakat islam baik itu didalam negeri ataupun di madinah.

Bagaimana pendapat anda tentang penggunaan dana haji oleh jokowi atau pemerintah? Yuk, di komentari..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *